Hello Goodbye chapter 4
Title : Hello Goodbye CHAPTER 4
Author : Sehunismrnica
Main
cast : Oh SeHun, Cho Hyemi (OC), Xi LuHan, Wu Yi Fan (Kris), Huang
ZiYa (OC), Lee Hayoung (OC)
Support
cast : You can find in the story
Genre : Hurt, Happy, Sad,little
comedy maybe.
Rating : PG16 (nambah 1)
Disclaimer : Okey aku gamau berkata-kata
tapi nanti ada kata kata di akhir #gausah ngomong XD
Oke FIX! Lets goo!!
PREVIEW
CHAPTER 3
“K..kkrrris”
ucap luhan tergagap gagap
“apaansih”
sembur kris yang masih sibuk dengan hiasan-hiasan rumah sehun yang mewah.
“I..iitu”
luhan menunjuk aktivitas kedua insan yang tengah berpelukan itu.
Kris pun
membulatkan kedua matanya begitupun Luhan.
“Apa yang
kalian lakukan?”
“...”
CHAPTER 4
@HYEMI POV
Berhadapan dengannya... Dia.. Oh
Sehun. Apalagi dengan bodohnya Aku yang memakai baju couple kami yang membuat
ku memutar kembali memori 5tahun silam. Terkuak sudah semuanya, Luhan dan Kris
melihat ku bersama sehun saat aku sedang mengeluarkansemua sakit yang
kurasakan.
“Apa yang kalian lakukan?”
Oh! Itu suara Luhan, dan ia datang
bersama Kris.
Sesegera mungkin aku menghapus
jejak air matayang mengalir lalu pergi meninggalkan ketiga namja itu di depan
pintu kamar mandi.
@AUTHOR POV
“Uhm, Aku butuh penjelasan mu Oh
Sehun! Kau membuat Hyemiku menangis!” sembur luhan.
Sementara Kris mulai
meninggalkantempat itu untuk menyusul Hyemi.
@STILL AUTHOR POV But Other Place
“Hyemi-ya!!!” teriak namja
berambut pirang dengan tinggi menjulang.
Hyemi. Yeoja yang dipanggil itu
berhenti berlari dengan badan yang naik turun menandakan ia lelah berlari serta
meredakan tangis nya yang entah mengapa tak bisa berhenti.
“K..krr.kriiis” ucap Hyemi parau
membelakangi kris.
Kris berjalan cepat dan merengkuh
Hyemi.
“Aku tahu hye-ya” ucap kris dengan
lembut dan membuat Hyemi menoleh dengan tatapan terkejut.
“Kau ingat, saat aku mengajak mu
berkeliling sekolah?dan kau ingin bercerita dan malah menangis? Aku tau arti
tatapan matamu Hye-ya. Tatapan mu begitu kosong seolah pergi ke dimensi lain(?)
tenanglah Hye-ya, mungkin sehun punya alasan yang tak belum bisa diungkapkan”
ucap Kris dengan tatapan mata yang sangat lembut dan membuat Hyemi mengangguk
patuh dan tangis nya pun mulai mereda.
“Gomawo Kris” ucap Hyemi dengan
seulas senyum tipis.
“Maukah kau menceritakannya
padaku?” tanya kris hati-hati, biar bagaimanapun Kris sangattttt ingin tahu
lebih jelasnya.
“Jadi seperti ini kris.....”
Dan hyemi mulai menceritakan semua
peristiwa serta kenangan kenangannya bersama Oh Sehun.
“Kau Hebat Hyemi-ya!!” ucap kris
terkagum kagum dengan penjelasan Hyemi.
“Jika aku jadi Kau mungkin aku
akanberpaling darinya, gilaaa! 5 tahun itu tidak sebentar. Dan jika aku bertemu
dengannya pasti aku akan cabik cabik yeoja itu” seru kris dengan membara.
“Eiiiii.. Kris kau menakutkan”
cibir Hyemi dengan wajah yang dibuat buat.
“Biar saja” Kris memasang wajah kesal
“Bwuahahahaha!!!” Tawa Hyemi
meledak karna Kris bisa bisa nya memasang wajah seperti itu padahal tak cocok
sekali dengan Image nya menjadi Ketua Kelas.
‘Yeah! Aku berhasil membuat mu
tertawa Hye-ya’ batin kris tersenyum.
@Rumah Oh Sehun still author pov
Suasana sunyi menemai keempat
orang yang berada di kediaman ruang tamu keluarga Oh. Hyemi,Sehun,Luhan dan
Kris sibuk dengan fikirannya masing-masing. Tugas yang direncanakan untuk
dibuat pun menjadi tak ter urus.
“Hyemiku” ucap Luhan dengan suara
nya yang parau, sontak Hyemi menoleh kaget karna mendengar suara luhan seperti
habis menangis. Luhan menangis? Heyyy! Wajar saja menangis itu adalah suatu Hal
yang MANUSIAWI. Mau kau yeoja atau namja itu sangatlah wajar.
“apakah itu semua benar?” tanya
Luhan dengan menatap Hyemi Intens.
“Yak!! Luhan, kau kan sudah dengar
semuanya dari mulut oh sehun! Masih saja bertanya, apakah otak mu itu bodoh
eoh!” sembur kris sengaja karna Kris tau pasti semua itu berat untuk hyemi
katakan.
“jadiii... apakah hubungan kalian
masih berlanjut hingga saat ini?” tanya luhan to the point. OMG! Pertanyaan itu
membuat Kris membulatkan matanya. Serta Sehun dan Hyemi saling menatap satu
sama lain.
“Aku...” ucap Sehun dan Hyemi
bersamaan, lalu mereka terdiam kembali.
“Aku...”
DEG
DEG
DEG
DEG
Menunggu kelanjutan dari ucapan
sehun hati Hyemi bergetar.
“Aku dan Hyemi tidak ada hubungan
lagi saat ini. Mimi aku ingin kita putus” ucap sehun dingin.
GLEK!
DUARRRRR!
Semua mata tercengang akan
perkataan Sehun dengan gamblang nya seperti itu.
Sementara Hyemi yang mendengar
ucapan sehun menatap sendu kearah lantai dan sangat sangat berusaha mencerna
kalimat sehun yang sangattt sangatttt menyakitkan.
TES
Sebulir airmata pun terjatuh dari
mata indah nya, inikah hasil yang ia tunggu selama 5 tahun itu? Menunggu selama
1825 hari dan terjawab hanya dengan beberapa menit yang lalu?
Hyemi tersenyum getir meningat
bagaimana dengan bodoh nya ia menunggu seorang OH SEHUN!
“BRENGS*K !! KAU OH SEHUN!!!” Seru
Kris.
BUG!!
Sebuah pukulan mendarat mengenai
oh sehun, yang menyebabkan sudut bibir nya mengeluarkan sedikit darah.
“Kau!! Namja BRENGS*K !! Yang
telah menyia-nyiakan perjuangan yeoja baik seperti nya!! SIALAN KAU!!”
Sementara Hyemi hanya bisa
terdiam, entahlah ia sedang pergi ke dimensi lain mungkin(?) tatapannya begitu
kosong seakan semangat nya redup seketika. Luhan yang melihat Hyemi seperti itu
membawa Hyemi pulangbersamanya.
“Jangan salahkan aku jika aku
merebut Hyemi darimu. Ingat! Kau telah melepaskannya! “ desis Luhan lalu
berlalu dari sehun dengan membawa Hyemi dalam rengkuhannya.
“Berani kau mendekatinya lagi, KAU
MATI DI TANGAN KU! OH SEHUN!” Ucap Kris dengan emosi yang membara lalu pergi
meninggalkan sehun sendirian.
“Mianhaeyo Mimi, Jeongmal
saranghaeyo” desis sehun dalam ruangan yang sangat sunyi.
TBC!!! -_- WKWKWKWK
Sorry yaaaa readerssss chapter
yang ini pendek-_-Do you know?? Ini semua karna saya sedang dilanda tugas
sekolaaah L
ditambah lagi internetku ituloh susah bgt nyari kartu untuk dibeli-_-aku
pakekartu BOLT dan aku gak ngerti isi ulang nya, jadinya aku setiap paket
abisharus beli kartu baru-_- gondokinn bgt kan chingu L Okeeee fix!!! READ
LIKE AND COMMENT nya ditunggu CHINGUUUU J
Buatlah aku menjadi semangat lagi :3 hehehhe



Komentar
Posting Komentar